banner 728x90

Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Pait, Jombang: Ditemukan Tak Bernyawa

JPN-Jombang

Foto: Camat Bareng Usman Saat Berada Dirumah Duka
banner 120x600

JPNOnline.com – Tragedi menimpa seorang bocah berusia 5 tahun berinisial ARF, warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Ia dilaporkan tenggelam di Sungai Pait pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB saat bermain bersama teman-temannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ARF bersama beberapa temannya mulanya bermain di tepi sungai. Bocah malang itu kemudian ikut berenang meski tidak bisa berenang. Nahas, ia terseret derasnya arus sungai dan tidak muncul lagi ke permukaan. Teman-temannya sempat berusaha mencari, namun gagal, hingga akhirnya mereka melapor kepada warga sekitar.

banner 728x90

Camat Bareng, Usman, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, hilangnya korban pertama kali diketahui dari keterangan teman-temannya.

“Diketahuinya sekitar pukul 16.00 WIB, awalnya dari teman-temannya. Katanya dia ikut nyebur, tapi setelah itu tidak terlihat lagi. Yang tertinggal hanya sepeda ontel dan pakaiannya di tepi sungai,” jelas Usman.

Ia menambahkan, derasnya arus sungai usai hujan deras di hulu membuat proses pencarian semakin sulit. “Begitu kabar tersebar, warga segera melapor ke aparat desa dan petugas terkait. Kebetulan anak ini tinggal bersama kakeknya, jadi kabar ini sangat menyayat hati,” imbuhnya.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari BPBD Jombang, relawan, aparat desa, dan warga langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Pait. Hingga Jumat (22/8/2025) pagi, pencarian masih terus dilakukan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, korban akhirnya ditemukan. Seorang warga bernama Lasiyo yang ikut membantu pencarian dengan menggunakan kail ikan berhasil menemukan jasad ARF sudah keadaan meninggal yang sempat tersangkut di ranting bambu, jasad korban langsung dibawa kerumah duka untuk dimakamkan

Kapolsek Bareng melalui Kanit Reskrim Ipda Yanu mengungkapkan, pihak kepolisian turut membantu dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Kami dari Polsek Bareng ikut melakukan pemantauan sekaligus membantu koordinasi di lapangan, dari mulai pencarian hingga korban ditemukan,” ujarnya.

Atas kejadian ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak saat bermain di area berbahaya seperti sungai, terlebih ketika debit air meningkat usai hujan.

 

Reporter : Redaksi JPNOnline

Editor     :  Fatur Pers

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *