JPNOnline.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti kegiatan Zoom Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada Sabtu (30/08/2025).
Kegiatan GPM secara nasional tersebut dipusatkan di Kecamatan Mojowarno. Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, hadir mewakili Bupati Jombang bersama jajaran Forkopimda, Kepala Bulog, Forkopimcam Mojowarno, para Kepala Desa se-Kecamatan Mojowarno, kader TP PKK, serta sejumlah undangan lainnya.
Sebelum memasuki lokasi acara utama, Wabup Salmanudin bersama rombongan lebih dahulu meninjau stand UMKM yang hadir dalam ajang bertajuk Mojowarno Creative Fest 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM dari 19 desa se-Kecamatan Mojowarno.
Beragam produk lokal dipamerkan, mulai dari olahan makanan basah dan kering, kerajinan tangan berupa tas, dompet, batik, tenun, souvenir, hingga karya seni seperti wayang dan kaligrafi. Tak ketinggalan produk pertanian berupa bibit buah-buahan dan aneka bunga tanaman hias yang menjadi daya tarik tersendiri.
Wabup Salmanudin menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas para pelaku UMKM. “Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM desa agar lebih dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Usai meninjau stand UMKM, Wabup Salmanudin langsung mengikuti Zoom Meeting GPM bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, Mentan menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara nasional guna memastikan ketersediaan bahan pangan, terutama beras, dengan harga terjangkau.
“Selain untuk memeriahkan HUT ke-80 RI, kegiatan ini juga bertujuan menjaga pasokan beras agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Kami berharap pemerintah daerah dan Forkopimda terus memberikan dukungan penuh agar GPM berjalan sesuai harapan,” ujar Mentan.
Ia juga menambahkan, GPM bukan hanya sekadar penyaluran pangan murah, tetapi juga bagian dari membangun ekosistem pangan yang sehat. “Ke depan kita akan menggelar operasi pasar besar-besaran agar stok pangan tetap stabil dan harga terkendali,” tambahnya.
Plt. Camat Mojowarno, Ronni Afriandie, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya dua kegiatan sekaligus, yakni Zoom GPM bersama Menteri Pertanian dan Mojowarno Creative Fest 2025.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan kebersamaan para Kepala Desa serta TP PKK bersama kadernya, kegiatan ini berjalan lancar. Melalui Mojowarno Creative Fest, kami ingin memperlihatkan kreasi masyarakat desa, agar dikenal lebih luas dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Ronni menambahkan, pelaksanaan kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam menyambut HUT RI ke-80. “Kebersamaan ini menunjukkan bahwa pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM memiliki semangat yang sama dalam memajukan perekonomian daerah,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung di Mojowarno ini disambut antusias oleh masyarakat. Selain dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau melalui program GPM, warga juga menikmati suguhan produk-produk kreatif hasil karya UMKM lokal.
Banyak pengunjung terlihat membeli hasil olahan makanan khas Mojowarno serta produk kerajinan tangan yang unik. Tak sedikit pula yang mengapresiasi hadirnya bibit tanaman dan bunga hias, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta tanaman.
Dengan adanya Gerakan Pangan Murah dan Mojowarno Creative Fest 2025, pemerintah daerah bersama masyarakat Mojowarno berharap kegiatan ini dapat menjadi tonggak penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Reporter : Redaksi JPNOnline
Editor : Fatur Pers