JPNOnline.com – Suasana Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Minggu (24/8/2025) tampak begitu meriah. Ribuan warga tumpah ruah di jalan-jalan desa untuk menyaksikan kirab budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Acara kirab budaya yang digelar Pemerintah Desa Menganto ini diikuti oleh seluruh Rukun Tetangga (RT) dari tiga dusun, yakni Dusun Menganto, Dusun Kwasen, dan Dusun Garut. Sebanyak 28 RT berpartisipasi dengan menampilkan beragam atraksi budaya, mulai dari pakaian adat nusantara, tarian tradisional, hingga kreasi seni modern yang dikemas dengan penuh warna.
Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi. Sepanjang rute kirab, penonton memadati jalan, bersorak dan memberikan tepuk tangan meriah kepada setiap peserta yang lewat. Anak-anak, remaja hingga orang tua kompak mendukung perwakilan RT masing-masing
Kemeriahan kirab budaya ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Jombang Komisi A sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Dodit Eko Prasetiyo SE. Ia hadir langsung menyaksikan jalannya karnaval dan memberikan pujian terhadap kekompakan warga Desa Menganto.
“Desa Menganto luar biasa, masyarakatnya kompak dan penuh kebersamaan. Momen kirab budaya seperti ini jangan sampai terlupakan, karena bisa menjadi contoh untuk generasi selanjutnya,” ujar Dodit.
Ia juga menilai bahwa pelaksanaan karnaval yang diikuti per RT bisa menjadi teladan bagi desa lain. “Meskipun tiap RT menampilkan atraksi berbeda, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Ini membuktikan bahwa masyarakat Desa Menganto memiliki semangat gotong royong yang tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Menganto, Yunus Ardiansyah, S.Pd, mengungkapkan rasa bangganya atas semangat warganya. Menurutnya, kirab budaya memang menjadi agenda tahunan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI. Namun, tahun ini terasa lebih istimewa karena seluruh kegiatan terlaksana atas swadaya masyarakat.
“Total ada 28 RT yang berpartisipasi, semuanya berasal dari tiga dusun. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat, para ketua RT, kepala dusun, serta panitia PHBN yang sudah bekerja keras. Terutama karena kegiatan ini bisa berjalan sukses, aman, dan meriah,” jelas Yunus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak keamanan dari Polsek Mojowarno dan Koramil Mojowarno yang turut mengawal jalannya acara sehingga situasi tetap kondusif.
Bagi warga Menganto, kirab budaya bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga sarana mempererat persaudaraan antarwarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melestarikan seni dan budaya nusantara agar tidak hilang ditelan zaman.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan, Pemerintah Desa Menganto berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi tradisi yang diwariskan untuk generasi mendatang.
“Kirab budaya adalah wujud kecintaan kita terhadap Indonesia sekaligus bentuk rasa syukur atas kemerdekaan. Semoga tahun-tahun berikutnya bisa lebih meriah lagi,” pungkas Kepala Desa Yunus.
Reporter : Redaksi JPNOnline
Editor : Fatur Pers