banner 728x90
Berita  

Polri Tegaskan Wartawan Harus Dilindungi

JPN-Jakarta

Foto : Karo Penmas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko ( Dok. Humas Polri)
banner 120x600

JPNOnline.com – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, agar memberikan perlindungan kepada wartawan yang sedang melaksanakan tugas peliputan di lapangan.

Instruksi ini disampaikan menyusul adanya peristiwa kekerasan yang menimpa sejumlah jurnalis saat meliput kejadian dalam beberapa hari terakhir, yang diduga dilakukan oleh oknum aparat kepolisian.

banner 728x90

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa wartawan memiliki peran penting dalam menjaga transparansi informasi serta menjadi jembatan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

“Meminta kepada seluruh jajaran melindungi kerja profesi wartawan dan jurnalis yang objektif dan profesional serta bekerja sama dalam setiap aktivitas,” ujar Trunoyudo, dikutip dari Antara, Selasa (26/8/2025).

Menurut Trunoyudo, media massa bukan hanya berperan sebagai penyampai berita, melainkan juga mitra strategis dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Kehadiran jurnalis di lapangan, lanjutnya, membantu menyebarluaskan informasi kinerja Polri, program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), hingga layanan publik yang dijalankan institusi kepolisian.

“(Media) berperan besar dalam memberikan informasi kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan masyarakat, serta program strategis lainnya,” jelasnya.

Dengan demikian, Mabes Polri menegaskan bahwa wartawan yang bekerja secara objektif dan profesional harus mendapatkan jaminan keamanan dan perlindungan, bukan sebaliknya.

Imbauan ini muncul setelah dalam beberapa waktu terakhir mencuat laporan mengenai tindakan kekerasan terhadap wartawan oleh oknum kepolisian. Meski belum dijelaskan secara rinci kasus per kasus, Mabes Polri menegaskan bahwa insiden tersebut menjadi bahan evaluasi serius.

Polri berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dengan media, sekaligus memastikan tidak ada lagi praktik intimidasi maupun tindakan represif terhadap jurnalis.

Instruksi dari Mabes Polri ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara aparat kepolisian dan insan pers. Dengan adanya kerja sama yang sehat, masyarakat bisa memperoleh informasi yang transparan, akurat, serta sesuai dengan prinsip demokrasi.

Polri juga menekankan bahwa penguatan hubungan dengan media merupakan bagian dari strategi membangun kepercayaan publik.

Reporter ; Redaksi JPNOnline

Editor      : Fatur Pers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *